Sibuhuan - Untuk mensosialisasikan keberadaan rumah pintar pemilu (RPP), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Padang Lawas laksanakan kunjungan ke beberapa sekolah, Rabu, 6 November 2019.

Kegiatan yang bertajuk Fasilitasi Audiensi pendidikan pemilih rumah pintar pemilu ini, sebagai salah satu sarana bagi KPU Kabupaten Lawas, dalam memberikan pengetahuan dan pendidikan pemilih khususnya pada pemilih pemula.

Komisioner KPU Kabupaten Padang Lawas, Divisi  SDM dan Partisipasi Masyarakat, Indra Alamsyah mengatakan, dalam kegiatan audiensi  bersama para pelajar ini di laksanakan di empat titik, yaitu Sekolah SMK N 1 Barumun, SMK N 1 Lubuk Barumun, MAS NU Sibuhuan dan STAI Barumun Raya serta ada beberapa sekolah lagi yang akan di kunjungi.

“Selain itu, juga kita menyampaikan terkait tentang sejarah pemilu di Indonesia, proses pelaksanaan Pemilu, hingga diharapkan para pelajar mengetahui secara jelas tentang hal itu,” kata Indra Alamsyah.

Tata cara pemungutan suara,  pada pelaksanaan Pemilu, hingga informasi berkaitan dengan tugas Komisioner KPU hingga Sekretariat KPU Kabupaten Padang Lawas, juga kita disampaikan lanjutnya.

“Harapannya setelah menggelar audiensi ini, kami minta kepada siswa untuk  berkunjung ke KPU Kabupaten Padang Lawas, sehingga siswa diharapkan dapat menggali, semua informasi tentang Kepemiluan,” terang Indra Alamsyah.***

KPU Kabupaten Padang Lawas melaksanakan upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober. Upcara berlangsung di halaman kantor KPU Kabupaten Padang Lawas pada Selasa Pagi (01/10/2019).

 Dalam upacara tersebut, Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Padang Lawas, Indra Syahbana Nasution bertindak selaku Pembina upacara. Dalam sambutannya, Indra mengingatkan tentang Pancasila yang sudah dijadikan sebagai falsafah negara. Ia juga mengajak agar memaknai Pancasila sebagai pemersatu bangsa. Selain itu, ia juga berharap agar seluruh warga negara bisa mempraktekkan nilai-nilai pancasila guna mewujudkan Indonesa yang maju dan bahagia.

Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019 telah selesai sampai pada tahap Rapat Pleno Terbuka tingkat Kabupaten.

KPU Kabupaten Padang Lawas menyampaikan ucapan terima kasih tak terhingga untuk seluruh teman-teman penyelenggara PPK, PPS dan KPPS se-Kabupaten Padang Lawas yang sudah bekerja tak kenal waktu menjalankan tahapan tanpa terlewati satupun.

Tidak kalah penting terima kasih atas kerjasama sesama penyelenggara yaitu Bawaslu Kabupaten Kabupaten Padang Lawas, selain itu dukungan dari Kepolisian dan TNI, sehingga terselenggara dengan aman dalam menjalankan tahapan.

Selain itu KPU Kabupaten Padang Lawas juga mengucapkan Terima kasih banyak kepada masyarakat Padang Lawas yang telah menggunakan Hak Pilihnya secara bijak.***

 

SIBUHUAN- KPU Padang Lawas mengharapkan bantuan Mobilisator pelaksanaan pemilu tgl 17 April 2019.

Demikian disampaikan Ketua KPU Padang Lawas, Indra Syahbana Nasution dirumah dinas Bupati Kabupaten Padang Lawas saat audensi, 28/02/2019.

Kegiatan berawal adanya perkenalan komisioner KPI yang baru dilantik, perkenalan tenaga sekretariatan KPU Padang Lawas. 

Kedatangan kpu bersama sekretariat diterima Bupati H. Ali Sutan Harahap bersama, Sekda Arpan Nst dan Kabag Tapem.

Pertemuan ini berjalan harmonis dengan adanya respon yang baik dari Bupati Padang Lawas yang akan berusaha merealisasikan dan membantu kebutuhan KPU Palas dalam mensukseskan pemilu 2019. 

Menurut bupati,  pelaksanaan pemilu yang merupakan kegiatan pesta demokrasi yang membuat sejarah pemilu serentak diantaranya pemilihan DPR RI,  DPD,  Presiden, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.*

 

 

SIBUHUAN - Pelakasanaan perekrutan Relawan Demokrasi (Relasi) mendapat respon positif dari berbagai kalangan, hal ini terlihat banyaknya peminat untuk mengikuti pendaftaran menjadi calon relasi di Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Padang Lawas mencapai 147 orang.

Amran Pulungan Ketua KPU Padang Lawas diruangannya, Sabtu (19/01) menjelaskan, penerimaan calon relasi memiliki tujuan untuk, meningkatkan partisipasi pemilih sekaligus membangkitkan kesukarelaan masyarakat sipil dalam agenda pemilu dan demokratisasi  dengan menumbuhkan rasa kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.  Ini merupakan agenda KPU se- Indonesia dalam rangka mensukseskan Pemilu tahun 2019 mesti jadi titik balik persoalan partisipasi pemilih yang sebelumnya ada. Program relasi ini digagas KPU yang melibatkan kelompok masyarakat yang berasal dari 11 (sebelas) basis pemilih strategis yaitu ; basis keluarga, basis pemilih pemula, basis pemilih muda, basis pemilih perempuan, basis penyandang disabilitas, basis pemilih berkebutuhan khusus, basis kaum marginal, basis kominitas, basis keagaman, basis warga internet dan basis relawas demokrasi.  

Hal senada juga disampaikan, Parman Nasution Divisi Teknis dan Hubungan Partisipasi Masyarakat (Hupmas) KPU Kabupaten Padang Lawas, sejak dibuka pendaftaran dari 10 s/d 16 Januari 2019 lalu ada 147 pendaftar, setelah dilakukan seleksi berkas ada sebanyak 126 peserta yang lolos administrasi dan berhak mengikuti seleksi wawancara.

Relawan Demokrasi adalah gerakan sosial yang dimaksudkan untuk meningkatkan partisipasi dan kualitas pemilih dalam menggunakan hak pilih. Program ini melibatkan peran serta masyarakat yang seluas-luasnya dimana mereka ditempatkan sebagai pelopor (pioneer) demokrasi bagi komunitasnya. Relawan Demokrasi menjadi mitra KPU dalam menjalankan agenda sosialisasi dan pendidikan pemilih. Bentuk peran serta masyarakat ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kesadaran tinggi serta tanggung jawab penuh masyarakat untuk menggunakan haknya dalam pemilu secara optimal.

Kegiatan berlanjut pada tes wawancara calon relasi digelar untuk 2 (dua) gelombang, dimulai pada, Sabtu (19/01) dan untuk gelombang kedua pada tanggal Minggu (20/10).  Tes Wawancara yang di adakan oleh KPU Kabupaten Padang Lawas ini guna mengetahui sejauh mana wawasan para pelamar ini mengenai Seputar Pemilu dan Sosialisainya serta seputar motivasi menjadi seorang relawan demokrasi. Para Relawan Demokrasi ini harus memiliki komunikasi yang baik yang Pada akhirnya dapat menggerakkan masyarakat dan memahami betapa pentingnya menggunakan hak, sehingga mereka ikut serta membuat sejarah pada pemilihan pimpinan bangsa penuh dengan dengan bijaksana serta penuh tanggung jawab, sehingga partisipasi pemilih dan kualitas Pemilu 2019 dapat lebih baik dibandingkan pemilu-pemilu sebelumnya. ****